831 PETANI KOTAMOBAGU TERIMA FASILITAS KARTU BPJS KETENAGAKERJAAN

Diposting pada 05 November 2020 Dilihat 230 kali
Kembali

KOTAMOBAGU, Sedikitnya 831 petani asal Kota Kotamobagu menerima fasilitas perlindungan kerja BPJS Ketenagakerjaan. Kartu Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan untuk petani ini merupakan Program Kerja dari Gubernur Sulawesi Utara, yang diserahkan secara simbolis kepada beberapa orang petani oleh Assisten I Bidang Pemerintahan Drs. Teddy Makalalag, di ruang Aula Kantor Dinas Pertanian Kota Kotamobagu, Rabu (4/11/2020) kemarin.

Pada kesempatan tersebut Asisten I Bidang Pemerintahan dalam sambutannya mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya perlindingan kerja bagi para petani yang ada di Kotamobagu.

“Semua kita manusia pasti akan menghadap kepada Sang Maha Kuasa. Tapi petani juga mempunyai resiko kecelakaan kerja yang akan dialami petani dalam bekerja dan kematian akan menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan, ” ungkapnya.

Selain penyerahan Kartu BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis kepada beberapa orang petani, dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kotamobagu, Suhardi Ahmad memberikan sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan.

 “Petani merupakan pekerja berisiko cukup tinggi dan cukup menjadi perhatian akan jaminan sosialnya. Oleh karena itu petani harus mendapatkan jaminan dan perlindungan dari musibah dan kecelakaan dalam bekerja, dan ini juga merupakan program dari Gubernur  dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara untuk memberikan jaminan kepada petani yang ada di Kotamobagu, ”kata Ahmad.

Lebih lanjut Ahmad menerangkan, klaim asuransi petani yang ikut BPJS Ketenagakerjaan ini berhubungan erat dengan kecelakaan kerja petani. Kecelakaan kerja apa saja baik itu sampai meninggal dunia atau cacat permanen nantinya akan ditanggung dan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara Itu Kepala Bidang Pelaksanaan Penyuluhan Dinas Pertanian Provinsi Sulut, Ferry Roring, menyampaikan kewajiban dari petani penerima Kartu BPJS Ketenagakerjaan ini dikenakan membayar iuran setiap bulan. Sementara untuk 36.000 petani asal Sulut sudah didanai oleh pemerintah selama bebrapa bulan.

 “Terpilihnya 36.000 petani yang Delapan Ratus Tiga Puluh Satu diantaranya asal dari Kotamobagu, berdasarkan hasil verivikasi dari penyuluh, dan para petani ini terdaftar di Simluhtan (Sistem Informasi Penyuluh Pertanian),” ujarnya.

Secara terpisah, Keapala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kotamobagu, Muhammad Yahya, SP mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan bagi petani ini diberikan dengan tujuan untuk melindungi para petani kalau memang nantinya ada permasalahan kecelakaan kerja yang berhubungan dengan aktivitasnya di sektor pertanian.

“Kami sangat bersyukur dengan adanya program BPJS Ketanagakerjaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, dimana sebagian petani kami memiliki jaminan dalam pekerjaannya, “Pungkas Yahya. (igho)