DISTANKAN JAMIN SAPI KURBAN DI KOTAMOBAGU, BEBAS ANTRAKS

Diposting pada 31 Juli 2020 Dilihat 14 kali
Kembali

KOTAMOBAGU, Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Kotamobagu menjamin hewan kurban yang masuk terbebas dari antraks dan penyakit lainnya yang bisa membahayakan kesehatan manusia.

"Kami terus mengawasi dan melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban agar tidak terjangkit antraks maupun penyakit hewan lainnya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kotamobagu, Muhammad Yahya, Kamis, 30/7/2020, kemarin.

Lebih lanjut Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Ternak, Samsul Lasena, S Pt mengatakan, tim pemantau dan pemeriksa terus mengawasi penjualan hewan kurban Idul Adha 1441 H. Baik yang ada di pasar Serasi, maupun yang ada di Desa/Kelurahan, sebab dikhawatirkan ternak-ternak itu positif terjangkit antraks dan penyakit hewan lainya yang bisa membahayakan kesehatan manusia.

"Kami telah bekerja optimal, untuk pemeriksaan kesehatan hewan dengan mendatangi pedagang ternak di sejumlah lokasi penjualan, pemeriksaan ini untuk memberikan jaminan kesehatan hewan kurban pada masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban itu sudah dilakukan di beberapa tempat, termasuk yang ada di Lapangan Motoboi Kecil yang setiap tahunnya ramai pelaksanaannya. Tak lupa pula, Lasena menjelaskan bahwa pelaksanaan Kurban kali ini sangat berbeda dengan tahun kemarin, mengingat masih dalam musibah wabah virus Corona (Covid-19). Dimana semua elemen yang terlibat dalam kepanitiaan Kurban, harus tetap mengikuti protokoler kesehatan, salah satunya memakai masker. Menurut Lasena, sejauh ini untuk kesehatan hewan kurban di Kotamobagu relatif aman. Karena kegiatan pemantauan dan pemeriksaan kesehatan ternak, terutama yang masuk dari daerah lain terus dilakukan sampai pada hari pelaksanaan.

"Kami menjamin dan hingga kini belum menemukan adanya hewan yang terinfeksi antraks yang membahayakan kesehatan manusia, kamipun minta masyarakat jangan khawatir untuk mengonsumsi hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha nanti, dijamin sehat dan dikonsumsi manusia," katanya.

Sementara itu salah seorang penjual sapi dan kambing kurban di Pasar Serasi, Dade (45) mengaku, hewan kurban yang dijual itu dijamin sehat setelah dilakukan pemeriksaan petugas kesehatan dari Distankan Kotamobagu.

"Saya setiap Bulan Haji mendatangkan Kambing dan Sapi dari beberapa tempat, dan semua ada surat kesehatan, sehingga bisa menjamin pembeli, "tutupnya. (Igho)